BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Arus
urbanisasi ke semakin besar seiring dengan pertumbuhan ekonomi regional. Di
sisi lain, kesempatan kerja yang tersedia dan peluang berusaha di ternyata
tidak mampu menampung pelaku-pelaku urbanisasi karena keterbatasan keterampilan
yang dimiliki di daerah asal sehingga menimbulkan salah satu masalah yaitu
terjadinya pengemis.
Kota-kota
besar di Indonesia, tumbuh juga secara baik dan bahkan menjadi pusat-pusat
pertumbuhan ekonomi. Salah satu persoalan yang muncul adalah kesenjangan atau
ketimpangan yang semakin besar dalam pembagian pendapatan antara berbagai
golongan pendapatan, antara daerah perkotaan dan pedesaan. Ini berarti juga
bahwa pertumbuhan ekonomi yang pesat belum berhasil untuk menanggulangi masalah
kemiskinan, seperti pengangguran dan masalah sosial-ekonomi lainnya, seperti
gelandangan dan pengemis.